Binjai

HEADLINE NEWS

Bangunan Gedung Mewah Jalan Saudara Bahagia By Pass Berdiri Kokoh : Diduga Walikota, Perkim Dan Camat Medan Kota Tutup Mata.

By On 3/07/2026



MEDAN , DeteksiNusantara. Com. ~ Bangunan mewah di Jalan Saudara Bahagia By Pass, Kelurahan Sudi Rejo II, Kecamatan Medan Kota diduga kuat berdiri tak sesuai  izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ironisnya, meski sudah disurati oleh pihak kelurahan, kecamatan, dan Dinas Perkim, pembangunan terus berjalan tanpa hambatan saat ini Sabtu 7 Maret 2026.


Berjalannya bangunan mewah tersebut hingga kini masih berlangsung yang sebelomnya sudah sempat viral di beberapa media Online seakan pemilik Property merasa sudah kebal hukum atau tak berlaku Perwal Walikota No 16 tentang Perijinan Bangunan Gedung (PBG). 

Salah seorang warga menduga kuat adanya praktik "kong kalikong" antara pemilik bangunan dan pihak Kecamatan Medan Kota. 

"Logikanya, bangunan mewah tak sesuai PBG tidak ditindak, pasti ada keuntungan besar yang didapat pihak kecamatan sehingga mengabaikan PAD Kota Medan," ujarnya, Sabtu (7/3/2026). 

Pria berbadan tambun/ gemuk ini juga menyinggung pernyataan Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang telah menegaskan agar jajarannya serius meningkatkan PAD dan menindak bangunan liar terlebih lagi bangunan yang berada di jalan Saudara Bahagia By Pass tak sesuai ijin PBG. 

"Kenyataannya, bangunan mewah tak sesuai PBG di Jalan Saudara Bahagia By Pass bebas berdiri, dan pihak kecamatan diduga melakukan pembiaran," tegasnya. 

Dilokasi terpisah, ketika di konfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu (7/3/2026) Sekcam Medan Kota Bu Endang Wastiani terkait Ijin bangunan tertera di PBG 14 Unit namun fakta di lapangan beda dibangun 15 Unit yang nampak dari depan artinya tidak sesuai Ijin Peruntukan Bangunan Gedung (PBG) mengatakan , nanti kita Cek ya Bg, " Ungkap Bu Endang singkat. 

"Sudah disurati himbauan dari kelurahan dan kecamatan. Dari perkim juga sudah ada surat ke mereka," katanya. 

 "Trantib kecamatan juga sudah turun berkali-kali ke lokasi," terangnya mengakhiri. 

Kondisi ini memicu dugaan bahwa pemilik bangunan kebal hukum dan menantang Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembangunan berjalan lancar tanpa tindakan berarti dari pihak terkait. 

Sedangkan Kasitrantib Medan Kota Rizal saat di Konfirmasi awak media Sabtu (7/3/2026) melalui telepon seluler hingga berita ini diterbitkan belom berani jawab alias bungkam. 

(Indra hasibuan). 

Diancam dan Dikejar Belasan Anggota OKP Pakai Sajam, Korban : Istri & anak Saya Trauma Berat

By On 3/07/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Traumatic stress disorder atau gangguan stres pascatrauma pengancaman yang dilakukan oleh belasan anggota OKP terhadap M. Erwin Peranginangin (22), 25 February 2026 kemarin sangat dirasakan oleh istri dan anaknya.

"Istri dan anak saya sampai sekarang ketakutan kalau lihat keramaian, apalagi ada yang berlari sambil teriak-teriak mereka langsung lari kedalam rumah bg"ucap M. Erwin Peranginangin kepada Intipos.com, Jumat (6/3/2026) sore.

Menurutnya Dalam proses penyembuhan gangguan stress pasca trauma diperlukan bantuan baik secara medis maupun psikologis, agar korban tidak merasa tertekan lagi dan bisa hidup secara normal. Korbanpun diharapkan dapat kembali seperti sebelum kejadian trauma.

"Proses pendampingan harus dengan metode-metode yang benar sehingga dalam menjalani penyembuhan atau terapi korban tidak mengalami tekanan-tekanan baru yang diakibatkan dari proses pendampingan itu sendiri" jelasnya.

Diketahui pengancaman yang diduga dilakukan oleh belasan anggota OKP tersebut terjadi pada 25 February 2026, saat korban sedang bersantai di halaman depan Masjid Afdeling V, Kecamatan Padang Tualang.

Akibat dari kejadian tersebut korban membuat resmi ke Polres Langkat. 

(Indra hasibuan). 

Terkait Pesan Berantai yang Mengimbau Masyarakat Mengisi Penuh Tangki BBM

By On 3/07/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan klarifikasi terkait beredarnya pesan berantai melalui aplikasi percakapan dan media sosial yang mengimbau masyarakat untuk segera mengisi penuh tangki kendaraan, bahkan menggunakan jeriken. 

Perlu diketahui informasi tersebut tidak benar. Saat ini penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat. 

Pertamina mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mempercayai pesan berantai dari sumber yang tidak jelas yang tidak sesuai dengan fakta.

(Indra hasibuan). 


*Fahrougi Andriani Sumampouw*

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut

PT Pertamina Patra Niaga - Subholding Downstream

📧fahrougi.sumampouw@pertamina.com

Bulan Suci Ramadhan Ternodai! Judi Tembak Ikan Tepat di Belakang Lapas Pancur Batu Diduga Bebas Beroperasi

By On 3/07/2026


Keterangan Poto: Warkop Lokasi Mesin Judi Tembak Ikan Ikan

MEDAN , DeteksiNusantara. Com. ~  Di tengah suasana umat Muslim menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, praktik perjudian jenis tembak ikan yang diduga berkedok warung kopi di Jalan Jamin Ginting, belakang Lapas Pancur Batu, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang dilaporkan masih tetap beroperasi.

Keberadaan lokasi perjudian tersebut disebut-sebut telah menimbulkan keresahan bagi warga sekitar, terutama saat masyarakat sedang menjalankan ibadah di bulan suci Jumat 6 Maret 2026.

Menurut keterangan warga yang enggan disebutkan namanya, aktivitas perjudian di lokasi itu berlangsung hampir setiap hari dan semakin ramai menjelang malam hari.

“Setiap hari buka bang. Apalagi menjelang malam, pemain judinya makin ramai. Padahal ini bulan Ramadhan, tapi tetap saja beroperasi,” ujar seorang warga kepada wartawan, Jumat (6/3/2026).

Warga menyebut praktik perjudian itu beroperasi di dalam sebuah warung kopi milik warga, namun di dalamnya terdapat meja mesin judi tembak ikan yang menjadi tempat para pemain berjudi.

Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar yang tengah menjalankan ibadah puasa dan aktivitas keagamaan selama Ramadhan.

Selain itu, warga juga mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum setempat. Mereka menilai keberadaan lokasi perjudian tersebut seharusnya sudah diketahui oleh pihak kepolisian.

“Tak masuk logika kalau polisi tidak tahu. Lokasinya jelas dan setiap hari ramai. Makanya kami menduga ada kesan pembiaran,” ungkap warga tersebut.

Warga berharap pihak kepolisian, khususnya Polsek Pancur Batu, dapat segera mengambil tindakan tegas dengan menutup lokasi tersebut serta menindak pemilik maupun pengelola perjudian.

“Kami minta aparat segera turun tangan, gerebek lokasi itu dan tutup aktivitas judinya. Warga sudah sangat resah,” tegasnya.

"Sementara itu, Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon seluler pada Jumat (6/3/2026) terkait dugaan aktivitas perjudian di wilayah hukumnya mengatakan, Terimakasih info Bg segera akan kami Cek dan Tindak. 

Warga berharap laporan ini dapat menjadi perhatian khusus kepada Aparat Penegak Hukum (APH) 

(Indra hasibuan). 

                 

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Ketersediaan Pasokan Energi Selama Ramadan dan Menjelang Idulfitri

By On 3/06/2026

Keterangan Poto: Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut

MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~   Jumat 5 Maret 2026 – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera Bagian Utara dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut, Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan, antara lain melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi. Langkah ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur.

Selain itu, Pertamina juga terus menjalankan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah operasional, termasuk Sumatera Bagian Utara.

Sebagai perusahaan energi terintegrasi (integrated energy company), Pertamina didukung oleh rantai bisnis yang saling terhubung dan saling menguatkan, mulai dari sektor hulu, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke masyarakat. Pertamina memastikan pasokan energi dapat terus disalurkan secara optimal ke berbagai wilayah, termasuk Sumatera Bagian Utara.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” ujar Fahrougi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut turut mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG, karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum.

Pertamina menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, aparat, para pemangku kepentingan, serta seluruh masyarakat yang turut menjaga kelancaran distribusi energi. Dengan sinergi dan dukungan bersama, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus memberikan Layanan Sepenuh Hati demi memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.


_ Statment Resmi Pertamina _


Media Contact:

Fahrougi Andriani Sumampouw

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut

Pertamina Patra Niaga – Subholding Downstream

📧 fahrougi.sumampouw@pertamina.com


(Indra hasibuan). 

Dugaan Pengeroyokan dan Pengerusakan di Area Eks HGU,Papam  PT BSP Dilaporkan ke Polres Asahan

By On 3/05/2026

Keterangan Poto: kedua Korban

ASAHAN – DeteksiNusantara. Com. ~  Dugaan tindak pidana pengeroyokan, penganiayaan, dan pengerusakan dilaporkan terjadi di area eks HGU PT BSP yang berlokasi di Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Rabu (4/3/2026).

Peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi dan tercatat di Polres Asahan dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STTLP/B/211/III/2026/SPKT/Polres Asahan/Polda Sumatera Utara, tertanggal 4 Maret 2026 pukul 15.45 WIB.

"Dalam laporan tersebut, pelapor atas nama Ali Murdani Manurung menyampaikan dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Laporan itu menyebut adanya tindakan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama dengan menggunakan potongan bambu, yang mengakibatkan luka pada sejumlah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat di lokasi, rombongan yang diduga berasal dari unsur manajemen PT BSP, termasuk PAPAM (Petugas Pengamanan) perusahaan, datang dalam jumlah besar dengan membawa potongan bambu. Massa disebut berjumlah ratusan orang, sebagian diangkut menggunakan kendaraan roda empat dan sebagian menggunakan kendaraan roda dua.

Sekitar 200 meter sebelum titik lokasi, massa yang menggunakan kendaraan roda empat diturunkan, kemudian bergerak menuju area lahan eks HGU PT BSP yang saat itu terdapat warga yang sedang berada di lokasi.

Sebelum terjadi dugaan pengeroyokan, massa tersebut diduga terlebih dahulu melakukan pengerusakan terhadap sejumlah fasilitas milik masyarakat. Pengerusakan yang dilaporkan meliputi plank merek serta meja dan tempat duduk berbahan kayu yang berada di area tersebut.

"Salah seorang warga berinisial WM menyampaikan bahwa warga yang sedang bercocok tanam tiba-tiba didatangi rombongan dalam jumlah besar.

“Kami sedang berada di pondok untuk bercocok tanam di lahan. Tiba-tiba rombongan datang dalam jumlah besar. Mereka merusak plank dan fasilitas yang ada, lalu melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap warga,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka. Adapun korban yang teridentifikasi antara lain:

Muhammad Romadan alias Macil, mengalami luka pada bagian kepala, mata, dan perut, serta patah pada bagian tangan.

Ali Murdani Manurung alias Dani, mengalami luka robek di kepala serta memar pada bagian punggung dan bahu.

Ahmad Nasir Manurung, mengalami luka memar pada bagian kaki.

Seorang warga dengan nama panggilan Tele mengalami bibir pecah berdarah dan nyeri pada bagian rahang.

Seluruh korban yang mengalami dugaan penganiayaan tersebut telah atau sedang dalam proses membuat laporan resmi guna melengkapi proses hukum yang berjalan.

Pasca laporan diterima, personel Polres Asahan telah melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Perkara ini diproses berdasarkan ketentuan KUHP terbaru. Apabila unsur pengeroyokan terbukti dan mengakibatkan luka, ancaman pidana dapat mencapai lebih dari lima tahun penjara, dan dapat meningkat apabila terbukti menyebabkan luka berat.

"Melalui Kabag Ops Polres Asahan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terpancing dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi, mengingat persoalan ini masih dalam proses penanganan hukum.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat memproses laporan tersebut secara cepat, profesional, dan transparan, serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar pihak PAPAM PT BSP berinisial MS, seorang pensiunan TNI berpangkat Mayor, dimintai pertanggungjawaban apabila dalam proses penyelidikan terbukti adanya dugaan perintah atau komando terhadap massa yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SiK Kamis 5 Maret 2026 saat di Komfirmasi awak media DeteksiNusantara. Com terkait adanya peristiwa Pengeroyokan belom merespon alias bungkam. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT BSP belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan peristiwa tersebut.

(Indra hasibuan). 

Diduga Gunakan Ijazah Palsu, 2 Oknum Guru SD di Kabupaten Dairi Lulus PPPK

By On 3/04/2026

Keterangan Poto: Ilustrasi

MEDAN -DeteksiNusantara.Com.~   Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi diduga terlibat masalah dalam perekrutan guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2023 dan 2025. Pasalnya, 2 oknum guru pada saat mengikuti seleksi PPPK diduga menggunakan "Ijazah Palsu" dan statusnya saat ini sudah dinyatakan lulus (terpilih).

Kedua oknum tersebut berinisial RP dan MP yang mengabdi sebagai guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Dairi.

Demikian disampaikan langsung oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara) Kabupaten Dairi, Jack Sihombing kepada wartawan di Medan, Rabu (4/3/2026).

Jack menjelaskan, kasus ini berdasarkan temuan dan dikuatkan informasi dari masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa bukti-bukti ataupun data terkait hal tersebut sudah dimilikinya dan sudah akurat.

Selain memiliki data yang akurat, Ketua LSM Penjara Kabupaten Dairi ini juga telah melakukan upaya konfirmasi langsung kepada kedua oknum guru tersebut.

"Pada saat saya melakukan konfirmasi langsung kepada kedua oknum guru tersebut, dengan gamblang keduanya mengakui bahwa benar mereka menggunakan ijazah palsu yang didapatkan dari hasil membeli dari salah satu Universitas di Sumatera Utara," ungkap Jack.

Pada saat konfirmasi itu, lanjut Jack, kedua oknum guru tersebut memohon agar kasus ini tidak dilaporkan ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

"Saat konfirmasi itu bang, kedua oknum guru itu memohon supaya kasus atau informasi ini tidak dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum," tandasnya. (Roi Sihombing)

Diduga Gunakan Ijazah Palsu, 2 Oknum Guru SD di Kabupaten Dairi Lulus PPPK

By On 3/04/2026

Keterangan Poto: Ilustrasi

MEDAN - DeteksiNusantara. Com. ~  Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi diduga terlibat masalah dalam perekrutan guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2023 dan 2025. Pasalnya, 2 oknum guru pada saat mengikuti seleksi PPPK diduga menggunakan "Ijazah Palsu" dan statusnya saat ini sudah dinyatakan lulus (terpilih).

Kedua oknum tersebut berinisial RP dan MP yang mengabdi sebagai guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Dairi.

Demikian disampaikan langsung oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara) Kabupaten Dairi, Jack Sihombing kepada wartawan di Medan, Rabu (4/3/2026).

Jack menjelaskan, kasus ini berdasarkan temuan dan dikuatkan informasi dari masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa bukti-bukti ataupun data terkait hal tersebut sudah dimilikinya dan sudah akurat.

Selain memiliki data yang akurat, Ketua LSM Penjara Kabupaten Dairi ini juga telah melakukan upaya konfirmasi langsung kepada kedua oknum guru tersebut.

"Pada saat saya melakukan konfirmasi langsung kepada kedua oknum guru tersebut, dengan gamblang keduanya mengakui bahwa benar mereka menggunakan ijazah palsu yang didapatkan dari hasil membeli dari salah satu Universitas di Sumatera Utara," ungkap Jack.

Pada saat konfirmasi itu, lanjut Jack, kedua oknum guru tersebut memohon agar kasus ini tidak dilaporkan ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

"Saat konfirmasi itu bang, kedua oknum guru itu memohon supaya kasus atau informasi ini tidak dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum," tandasnya. (Roi Sihombing)

Diduga Akibat Kurangnya Pengawasan dan Keamanan, RS Dikeroyok 10 Pria di THM Batak Song Danau Toba Medan.

By On 3/04/2026

Keterangan Poto: Ilustrasi

MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Kurangnya pengawasan dan keamanan di Live Musik Batak Song (Hotel Danau Toba/Dantob) Jalan Imam Bonjol Medan, berakibat fatal hingga berujung makan korban. Buktinya, baru-baru ini seorang pengunjung berinisial RS menjadi korban pengeroyokan sadis sampai mengalami luka-luka parah pada bagian kepala dan telinga nyaris putus.

Akibat peristiwa itu, RS tengah proses pemulihan psikologis untuk menyembuhkan luka batin, mengurangi dampak emosional dan mengatasi ketakutan akibat pengalaman traumatis (Trauma Healing).

Ironisnya, pasca pengeroyokan itu disaksikan petugas (karyawan) Live Musik Batak Song dan pengunjung lain. Namun, pihak Batak Song terkesan ada mengabaikan apa sudah dialami RS (korban).

"Saya datang ke situ (Live Musik Batak Song) untuk bersantai dan nyaman mendengar musik lagu-lagu Batak bukan mengharapkan pengeroyokan," ujar RS kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

"Sudah saya dikeroyok hingga luka-luka parah, sedikit pun tidak ada kepedulian maupun pertanggungjawaban pihak Batak Song," tambahnya.

Maka dari itu, kata RS, pihaknya akan melaporkan Live Musik Batak Song ke pihak yang berwenang untuk menutup ataupun mencabut izin operasionalnya.

Karena, menurut RS, pihak Live Musik Batak Song tidak mengutamakan keamanan serta kenyamanan pengunjung bahkan diduga lebih mengutamakan keuntungan besar.

"Pihak Live Musik Batak Song bisa dibilang lebih memikirkan keuntungan daripada keamanan dan kenyamanan pengunjung. Karena sudah terbukti seperti yang saya alami saat ini," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan korban RS mengaku sampai detik ini belum mendapatkan pertanggungjawaban dari pihak Live Musik Batak Song. 


(Indra hasibuan /tim). 

Judi Tembak Ikan Marak dan Menjamur di Wilayah Pancur Batu, " Warga Setempat Sudah Resah

By On 3/04/2026

Keterangan Poto: Lokasi Warung Kopi Tempat Mesin Judi Tembak Ikan

MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Aktivitas perjudian jenis mesin tembak ikan kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, praktik ilegal tersebut ditemukan di sebuah warung kopi di Jalan Jamin Ginting bertepatan di belakang Lapas Pancur Batu simpang Jalan Salam Tani, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang Rabu 4 Maret 2026.

Sekira pukul 12,00  WIB Rabu Siang   (4/3/2026), awak media yang menerima laporan masyarakat melakukan penelusuran langsung ke lokasi. Hasilnya, benar terdapat satu unit mesin judi tembak ikan di dalam warung tersebut.

Saat itu awak media terjun langsung ke Lokasi Judi mesin tembak ikan ikan Dalam wawancara di lokasi, seorang pria bermarga Bakti yang mengaku sebagai “tukang kutip” pada mesin judi tersebut membenarkan adanya aktivitas perjudian di warung kopi itu.

Masyarakat Pancur Batu menuntut aparat kepolisian bertindak tegas. Mereka meminta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan jajaran Polsek Pancur Batu dan Kapolda Sumut segera menertibkan praktik perjudian yang kian merajalela di wilayah tersebut, khususnya di Jalan Jamin Ginting tepatnya di Warung Kopi simpang Salam Tani.Referensi Geografis

Selain itu, warga juga berharap Kapolda Sumut Irjen Pol Wishnu Hermanto memberi perhatian serius dengan memerintahkan aparat di lapangan untuk membongkar jaringan perjudian serta menindak para penyedia tempat.

“Jangan biarkan masyarakat resah. Kami minta polisi segera turun menutup lokasi perjudian ini,” tegas seorang warga setempat.

Kasus perjudian mesin tembak ikan ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terkait praktik ilegal yang dinilai mencederai ketertiban umum di Pancur Batu. Warga pun menanti langkah konkret aparat penegak hukum.

Ketika Kanit reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Junaidi Karo sekali di Konfirmasi awak media terkait Judi mesin tembak ikan ikan masih beroperasi melalui Handphone seluler hingga detik ini belom merespon WA Wartawan. 

" Sedangkan ditempat terpisah Kapolsek Pancur Batu Rabu 4 Maret 2026 di Komfirmasi awak media lewat Handphone seluler Kompol Junaidi mengatakan, Terimakasih infonya Bang segera akan kami Tindak lanjuti, " Ungkap Kapolsek tegas. 

(Indra hasibuan). 


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *