Binjai

HEADLINE NEWS

Bripda AAP Merupakan Keluarga Si Pelaku Pengeroyokan di THM Musik Batak Song Diduga Dilindungi Polrestabes Medan

By On 3/03/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~   Pelaku pengeroyokan yang terjadi di THM Live Musik Batak Song (Dantob) Jalan Imam Bonjol tak kunjung ditangkap. Korban menduga para pelaku terkesan dilindungi. Pasalnya, satu dari para pelaku merupakan keluarga Personil yang bertugas di Polrestabes Medan.

Hal ini diungkapkan langsung korban RS (34) kepada wartawan di Medan, Selasa (3/3/2026).

"Kuat dugaan saya bahwa para pelaku (terlapor) dilindungi pihak Polrestabes Medan. Karena, satu dari pelaku yang mengeroyok saya merupakan keluarga anggota personil Polrestabes Medan Bripda AAP," ungkap RS.

Korban yang saat ini masih dalam kondisi perawatan serius meminta Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SiK ,MH agar segera menangkap para pelaku tersebut.

"Tolong saya bapak Kapolrestabes Medan, saya korban pak. Berikan saya keadilan hukum pak. Tangkap para pelaku yang mengeroyok saya itu pak," ujarnya dengan nada sedih.

Ia juga sangat menyesalkan pihak Live Musik Batak Song yang sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban atas peristiwa yang dialaminya.

"Saya kecewa juga dengan pihak Live Musik Batak Song yang mana sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban atas pengeroyokan yang saya alami," kesalnya.

"Entah menanya keadaan saya pun tidak ada mereka (pihak Batak Song). Dan saya akan melaporkan Live Musik Batak Song ke pihak yang berwenang, karena kurangnya pengawasan guna mewujudkan kenyamanan bagi pengunjung," pungkasnya.

Terpisah, KBO Reskrim Polrestabes Medan Iptu Ervan Siahaan saat dikonfirmasi awak media via seluler, Selasa (3/3/2026) terkait tindaklanjut proses tindak pidana pengeroyokan terhadap korban RS belum memberikan jawaban hingga berita ditayangkan.

Hingga kini, RS (korban) berharap keadilan hukum atas peristiwa pengeroyokan yang alaminya berpihak kepadanya. 


(Indra hasibuan /tim). 

Hasil Kerja Keras Serta Pencapaian, Sat Narkoba Polrestabes Medan Ungkap 156 Kg Sabu; Bukber Jadi Momentum Apresiasi dan Santunan Anak Yatim

By On 3/03/2026


MEDAN –DeteksiNusantara.Com.~  Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, menegaskan bahwa momentum bulan suci Ramadhan bukan sekadar ajang silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber), melainkan juga ruang memperkuat soliditas, motivasi kerja, dan kepedulian sosial di lingkungan kepolisian.

Dalam kegiatan buka puasa bersama yang diinisiasi langsung Kapolrestabes Medan di halaman Gedung Satuan Reserse Naroba Polrestabes Medan pada Senin (2/3/2025) ini, Kompol Rafli menyampaikan bahwa acara tersebut menjadi bukti kebersamaan yang tulus, meski digelar secara sederhana dan tanpa perencanaan panjang.

“Di bulan penuh berkah ini kita bukan hanya berkumpul untuk buka puasa bersama. Ini inisiasi langsung Bapak Kapolres kepada kami. Kalau sering lihat di TikTok orang tanya ‘kapan bukber, kapan bukber’, akhirnya lewat begitu saja. Tapi ini walau terkesan dadakan, ternyata bisa dan mampu kita laksanakan dengan kebersamaan,” ungkap Kompol Rafli.

Suasana sederhana tidak mengurangi makna kebersamaan. Justru, menurutnya, momen tersebut mempererat hubungan antar personel. “Walaupun tempatnya sederhana, kita bisa sama-sama berkumpul dan menikmati hidangan bersama. Yang terpenting adalah kebersamaan dan rasa syukur,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kompol Rafli juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Sat Narkoba. Ia memaparkan, pada tahun 2025 pihaknya berhasil mengungkap 159 kilogram sabu. Bahkan dalam 100 hari terakhir, pengungkapan mencapai 156 kilogram sabu.

“Ini bukti nyata, hasil kerja keras teman-teman semua. Dalam 100 hari kita bisa bongkar 156 kilo sabu. Ini real, ini nyata,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang pelepasan dan apresiasi terhadap dua personel terbaik yang dimutasi dan dipercaya mengemban jabatan baru, yakni Iptu Ondo Simanjuntak sebagai Kanit Pidsus Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Iptu Putra Harahap dipercaya sebagai Kanit Reskrim Polsek Deli Tua.

Kompol Rafli menyampaikan keyakinannya bahwa penempatan tersebut merupakan keputusan tepat dari pimpinan. “Kami percaya penuh dengan pengalaman beliau (Kapolres), beliau menempatkan orang pasti di tempat yang tepat. Mereka adalah kader terbaik kami,” ujarnya.

Kompol Rafli juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang baik dalam sebuah organisasi. Ia menyebut kehadiran Kapolres di tengah-tengah anggota menjadi sumber motivasi dan semangat kerja tambahan. “Kapolres hadir di tengah-tengah kita, itu memberikan motivasi dan semangat kerja yang bertambah secara tidak sadar. Kami hanya sopir dan nahkoda tetap pimpinan,” katanya.

Ia bahkan menyelipkan doa agar Kapolres segera mendapatkan kenaikan pangkat. “Kalau dipimpin oleh yang baik, orang biasa pun akan berguna. Tapi kalau dipimpin oleh yang tidak baik, yang hebat pun bisa tidak maksimal. Oleh karena itu kami doakan Bapak Kapolres segera mendapatkan bintang (jendra). Doa di bulan penuh berkah ini insyaallah dikabulkan,” ucapnya.

Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadhan. Kompol Rafli menyebut santunan tersebut merupakan titipan rezeki dari Kapolres untuk membantu anak-anak yang ingin merasakan kebahagiaan Lebaran.

“Bukan untuk sombong, tapi beliau menitipkan sedikit rezeki untuk adik-adik kita agar bisa merasakan Lebaran juga. Tidak banyak, tapi semoga bermanfaat,” tuturnya.

Pada momen itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, berpesan bahwa keberhasilan pengungkapan narkoba kuncinya kesatuan hati dan komunikasi. Ditegasannya bahwa penangaan narkoba unik dan berbeda dengan satuan lainnya. Untuk itu diperlukan kekompakan agar berhasil mengungkapnya.

"Jadi keberhasilan demi keberhasilan adalah kesatuan hati. Harus bekerja memiliki dampak yang positif. Hidup sekali, mati sekali, sekali hidup harus berarti. Jalinlah komunikasi yang baik. Warga Kota Medan menunggu hasil kerja kita," pesanya.

Acara kemudian ditutup dengan tausyiah dari ustaz dan doa bersama, memohon keberkahan serta keselamatan dalam menjalankan tugas pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa di tengah tugas berat memberantas peredaran narkotika, nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kepemimpinan yang humanis tetap menjadi fondasi utama jajaran Sat Narkoba Polrestabes Medan. 

(Indra hasibuan) 

Penyambutan Adat hingga Curhat Warga Warnai Kunjungan Kapolrestabes Medan ke Kutalimbaru Dan Tes Urine Personil Di Polsek Kutalimbaru.

By On 3/01/2026



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke Polsek Kutalimbaru pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja tahap kedua dalam memastikan kesiapan Polsek jajaran serta memperkuat kemitraan Polri dengan unsur masyarakat dan Forkopimcam. Kapolrestabes turut didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Polrestabes Medan, Nelly Calvijn.

Rombongan yang hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Waka Polrestabes Medan Rudy Silaen, Kabagops Pardamean Hutahaean, Kasat Reskrim Bayu Putro Wijayanto, Kasat Lantas I Made Parwita, Kasat Binmas Wenny Moechtar, Kasat Intelkam Lengkap Suherman Siregar, Kasat Narkoba Rafli Yusuf Nugraha, Kabagsumda Ramauli Tampubolon, Kabaglog Denny Boy Panggabean, Kasitik Fitri, Kasi Propam Natal Fernando Saragih, serta Kabagren Kaston Rudy Samosir.

Setibanya di Polsek Kutalimbaru, Kapolrestabes menerima penyambutan adat berupa pemasangan ulos oleh Camat Kutalimbaru dan Ketua PKK. Setelah itu, Kapolrestabes menerima paparan situasi kamtibmas dari Kapolsek Kutalimbaru sebelum melaksanakan ramah tamah dan pengecekan personel. Dalam waktu bersamaan, Ketua Bhayangkari Cabang Medan memberikan pembinaan kepada anggota Bhayangkari Ranting. Seluruh personel Polsek Kutalimbaru juga menjalani tes urine yang dilaksanakan tim Dokkes Polrestabes Medan.

Kapolrestabes dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas internal serta sinergi bersama Forkopimcam untuk mengantisipasi tantangan kamtibmas di wilayah Kutalimbaru yang memiliki karakteristik rawan bencana. Ia meminta personel memedomani program 7 Commander Wish, menjaga profesionalitas, serta mengutamakan pelayanan humanis kepada masyarakat. Kapolrestabes juga mengingatkan agar pengamanan aksi unjuk rasa dilakukan dengan sabar, komunikatif, serta menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik.

Kunjungan diakhiri dengan kegiatan Curhat Warga yang dihadiri Camat Kutalimbaru Antonius Tarigan, Kapolsek Kutalimbaru Idem Sitepu, Danramil Efrizal, tokoh agama, KUA, pihak sekolah, kelompok tani, dan masyarakat. Kegiatan tersebut membahas berbagai pertanyaan warga terkait pelayanan Polri, penanganan kenakalan remaja, hingga penguatan siskamling. Rangkaian kunjungan ditutup dengan penyerahan tali asih serta penaburan benih ikan lele oleh Kapolrestabes dan Ketua Bhayangkari di kolam budidaya Bhayangkari Ranting Polsek Kutalimbaru.


Indra hasibuan). 

Hingga Kini Pelaku Pengeroyokan Tak Kunjung Ditangkap, Korban Akan Demo Besar-besaran di Mapolrestabes Medan

By On 2/27/2026


Medan - DeteksiNusantara. Com. ~ Pengeroyokan yang terjadi di tempat hiburan malam (THM) tepatnya di Live Musik Batak Song" Hotel Danau Toba (Dantob) Jalan Imam Bonjol Medan, para pelaku tak kunjung ditangkap Polrestabes Medan dan masih bebas berkeliaran.


Korban menduga pelaku terkesan dilindungi karena satu dari pada pelaku merupakan keluarga personil Polrestabes Medan.


"Satu dari pelaku merupakan keluarga personil Polrestabes Medan, patut diduga pelaku di lindungi dan tak kunjung ditangkap," ungkap RS (korban) kepada wartawan di Medan, Jumat (27/2/2026).


Maka dari itu, kata RS, walaupun dalam keadaan sakit atau belum pulih total ia akan melakukan demo besar-besaran di Mapolrestabes Medan dan di THM Batak Song (Dantob). "Jika memang itu yang mereka inginkan dan apapun yang menjadi resiko kesehatan saya kedepan, saya akan lakukan aksi unjuk rasa demi mendapatkan rasa keadilan terhadap apa telah yang saya alami," ujarnya 


"Kita akan mendesak Polrestabes Medan agar segera menangkap para pelaku melalui aksi demo besar-besaran di Mapolrestabes Medan dan di THM Batak Song (Dantob)," sambungnya.


Korban yang saat ini masih dalam perawatan mendalam meminta pihak Polrestabes Medan agar menutup sementara THM Live Musik Batak Song. Yang mana, kata RS, pengawasan atau keamanan di Batak Song tidak terjamin dan bisa terjadi seperti peristiwa yang dialaminya. Menurutnya, THM tersebut di buat menjadi tempat untuk menyiksa pengunjung yang datang seperti yang dialami nya.


"Saya meminta bapak Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak untuk menutup sementara THM Batak Song. Karena pengawasan dan pengamanan di Batak Song tidak bisa menjamin kenyamanan para pengunjung serta supaya tidak terjadi lagi hal serupa seperti yang saya alami saat ini," pintanya.


"Kita minta video CCTV aja pihak Batak Song tidak mau ngasih dengan alasan rusak padahal tujuan kita minta CCTV itu untuk menyerahkan ke Polisi sebagai bukti," tandasnya.


Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP N Gultom, saat dikonfirmasi via seluler terkait pengeroyokan di THM Batak Song dan korban sudah membuat laporan di Polrestabes Medan mengatakan akan dikonfirmasikan ke penyidik pembantu yang menangani LP tersebut.


"Makasih pak info nya, akan dikonfirmasi ke penyidik/penyidik pembantu yg menangani nya ya pak. SP2HP nya uda pernah dikirim pak.?. Baik pak akan diupayakan penyidik nya koordinasi dgn pelapor at korban spy dijelaskan langkah2 yg sdh dilakukan penyidik pak," tegas kasi Humas Polrestabes Medan, Jumat (27/2/2026). 


(Indra hasibuan). 

Dengan Modus Minta Sedekah, Polsek Medan Area Berhasil Tangkap Pelaku Maling Hp Lantaran Sudah Terekam CCTV

By On 2/26/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Modus minta sedekah adalah cara Roni Apul Haloho (30), untuk melakukan tindak kejahatan.

Ketika korbannya lalai atau lengah, warga Jalan Pasar III, Datuk Kabu Tanah Garapan, Kelurahan Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan itu langsung beraksi.

Tersangka berhasil mencuri satu unit handphone (HP) Samsung A72 milik Indra Jaya (53), warga Jalan Halat, Gang Thabib, Kelurahan Kota Matsum II, Kecamatan Medan Area pada Senin (2/2/2026) sekira pukul 13.00 WIB lalu.

Beruntung, aksi tersangka terekam kamera CCTV, dan penyelidikan Unit Reskrim Polsek Medan Area berhasil mengendus keberadaannya. Tersangka ditangkap di Jalan Pelajar Ujung pada Selasa (24/2/2026) sekira pukul 18.00 WIB.

"Modus tersangka berpura-pura minta sedekah untuk fakir miskin," ungkap Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin didampingi Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis, Kamis (26/2/2026).

Dijelaskannya, pada Senin (2/2/2026) sekira pukul 11.00 WIB lalu itu, korban pulang ke rumahnya memarkirkan sepeda motornya di teras. Dia meletakkan HP di dashboard motornya lalu istirahat di kamar.

Sekira pukul 13.00 WIB, istri, anak dan cucu korban pulang ke rumah. Cucunya meminta HP kepada korban, dan berniat mengambil di sepeda motor, namun ternyata sudah hilang.

Korban kemudian melihat rekaman CCTV di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Terlihat seorang pria berpenampilan sebagai peminta sedekah mondar-mandir, lalu mencuri HP milik korban menggunakan kayu panjang sekitar 1 meter 

Peristiwa itu dilaporkan korban ke Mapolsek Medan Area, menyebut kerugiaannya sekira Rp 6 juta.

Dalam proses penyelidikan polisi memperoleh informasi keberadaan tersangka sesuai ciri-ciri dalam CCTV sedang berada di Jalan Pelajar Ujung sehingga langsung ditangkap.

Bersama tersangka diamankan barang bukti satu pasang sandal yang digunakan saat beraksi.

"Tersangka mengakui perbuatannya, HP korban dijual Rp 450 ribu dan digunakan untuk kebutuhan makan dan main slot," pungkas Ainul Yaqin.

(Indra hasibuan). 

Beringas !!!...RS Seorang Pengunjung Di Salah Satu ( THM ) Jalan Imam Bonjol Medan Dikeroyok 10 Pria

By On 2/26/2026

Keterangan Poto: Ilustrasi

MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  RS (34) korban pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam (THM) Jalan Imam Bonjol, Kota Medan menyatakan akan melakukan aksi unjuk rasa (demo) atas peristiwa brutal yang dialaminya. 

"Dalam waktu dekat ini, kita akan melakukan aksi unjuk rasa di THM tersebut dan di Mapolrestabes Medan," ujar RS dengan suara bergetar kepada wartawan di Medan, Rabu (25/2/2026).

RS yang saat ini masih dalam perawatan mendalam meminta pihak kepolisian yakni Polrestabes Medan agar serius menindaklanjuti laporannya dan segera menangkap para pelaku (terlapor) yang berjumlah kurang lebih 10 orang. 

"Saya minta pihak Polrestabes Medan serius menindaklanjuti laporan saya dan segera menangkap para pelaku tersebut," pintanya seraya menunjukkan luka-luka parah dibagian bawah telinganya. 

Selain biaya perobatan yang cukup besar korban tengah proses pemulihan psikologis untuk menyembuhkan luka batin, mengurangi dampak emosional dan mengatasi ketakutan akibat pengalaman traumatis (Trauma Healing).

"Saya saat ini proses pemulihan yang mendalam atas kebrutalan para pelaku," ungkapnya.

Sementara itu, pihak Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di Jalan Imam Bonjol Medan saat dikonfirmasi awak media via seluler ke nomor 081260017xxx, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan tersebut dan korban telah membuat laporan polisi.

"Ya Lae. Tapi udah buat LP katanya lae," jawabnya. 


(Indra hasibuan). 

Bangunan Gedung Mewah Diduga Tanpa PBG Jalan Wahidin Tetap Berlangsung

By On 2/24/2026



DeteksiNusantara. Com. ~ Bangunan Gedung mewah yang sedang berjalan pembangunannya diperuntukan untuk Kantor Travel diduga tidak miliki atau mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang terletak di Jalan Wahidin Kelurahan Pandau Hulu II Kecamatan Medan Area bebas berlangsung tanpa ada hambatan  Selasa 24 Februari 2026.

Kuat dugaan Camat Medan Area Terima Upeti antara si Pengembang Property atau pemilik bangunan dengan instansi terkait dan main mata (kongkalikong) sehingga bangunan tersebut tetap berlangsung dan terkesan menantang Peraturan Walikota ( Perwal  ) Nomor 16 berikut mengurangi dan sekaligus mengabaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Medan.

Hal itu disampaikan Ngatimen (49) yang mengaku warga  Asli setempat kepada awak media di sekitar yang tidak jauh tempat tinggalnya dari lokasi bangunan tersebut di jalan Kakap. 

"Sepertinya bang udah ada kongkalikong itu antara pemilik bangunan dengan instansi terkait, makanya bangunan tetap berlangsung tanpa ada hambatan meski belum ada mengantongi izin PBG," Ujar Ngatimen medok dengan logat Jawanya. 

"Sepengetahuan saya bang selesai dulu izin PBG dan terpasang baru bisa berlangsung pembangunannya. 

Ngatimen mewakili warga asli setempat  meminta tegas dan berharap bapak Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk segera turun bersama anggotanya supaya menindak tegas kepada anggota bawahan dan menertibkan bangunan liar tersebut dan bila perlu Pak Walikota Evaluasi terhadap Camat Camat yang kerjanya tidak Profesional terlebih disaat awak media coba Konfirmasi namun tak satupun Camat Medan Area membalasnya. 

"Saya berharap bapak Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk turun langsung menindak tegas Gedung bangunan liar tersebut," harap mengakhiri , " Ujar Ngatimen. 

Ditempat terpisah Kasitrantib Pandau Hulu II Bang Faisal Selasa pagi (24/2/2026) saat  awak media DeteksiNusantara. Com ketemu diruangan kerjanya terkait Bangunan Tanpa PBG berada di jalan Wahidin Kecamatan Medan Area mengatakan, intinya pihak dari Kelurahan sudah dua kali menyurati selebihnya dinas Perkim dan Satpol PP kota Medan yang akan menindaklanjuti bang, hanya sebatas itu yang bisa kami lakukan dan sebelomnya Gedung Bangunan itu sudah sempat berhenti hampir kurang lebih 8 Bulan. 

Sepertinya pihak pengembang Property bangunan tidak takut, kami selaku pihak Kelurahan Pandau Hulu II sudah dua kali melayangkan surat edaran dan hanya bisa memberikan himbauan atau teguran dan meneruskan ke Dinas Perkim selanjutnya diteruskan ke Satpol PP Kota Medan, "Ujarnya singkat. 

"Camat Medan Area Sutan Fauzi Arif Lubis saat dikonfirmasi awak media DeteksiNusantara. Com Selasa (24/2/2026) terkait bangunan Gedung Mewah Tanpa ada miliki ijin PBG terletak di Jalan Wahidin/Kakap Pandau Hulu II Kecamatan Medan Area melalui Via Seluler hingga berita diterbitkan masih milih diam alias bungkam. 


(Indra hasibuan). 






Safari Ramadhan, Rico Waas Apresiasi Kapolrestabes atas Perang Melawan Narkoba

By On 2/24/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H menghadiri kegiatan Safari Ramadhan bersama tokoh agama dan jajaran Pemerintah Kota Medan di Mesjid Al Munawarah, Jalan Teladan No. 3, Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota, Senin (22/2/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan tamu tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Medan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, perwakilan Kejaksaan Negeri Medan (Plh Kasi Intel Yopi), anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, Sekretaris Umum MUI Kota Medan Dr. H.M. Amar Adly, Lc., MA, Ketua BKM Mesjid Al Munawarah Nezar Djoeli, serta unsur Forkopimda Kota Medan.

Dalam sambutannya, Ketua BKM Nezar Djoeli menyampaikan sejarah singkat masjid yang sebelumnya merupakan musholla pada 2010 dan kemudian dibangun kembali menjadi masjid pada 2011. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Medan serta komitmen Polrestabes Medan dalam memberantas narkoba.

“Sejak pemberantasan narkoba digencarkan, tingkat kriminalitas di Kota Medan menurun signifikan,” ujarnya.

Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa sinergitas Forkopimda, khususnya bersama Polrestabes Medan, menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan kota. Ia menyebut, langkah tegas dalam pemberantasan narkoba berdampak pada penurunan angka kriminalitas di Kota Medan sebesar 14 persen.

“Kriminalitas di Kota Medan menurun 14 persen sejak pemberantasan narkoba dilakukan secara masif,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan komitmennya untuk terus memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Ia menekankan bahwa narkoba merupakan salah satu faktor utama pemicu kejahatan jalanan dan berbagai tindak pidana lainnya.

Menurutnya, keberhasilan menekan angka kriminalitas tidak terlepas dari sinergi dengan Pemerintah Kota Medan, dukungan Forkopimda, serta partisipasi aktif masyarakat dan tokoh agama.

Kapolrestabes juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut turut diisi dengan penyerahan bantuan dari Pemko Medan kepada pengurus masjid serta penandatanganan prasasti Mesjid Al Munawarah oleh Walikota Medan. Tausiah Ramadhan disampaikan Buya Prof. Dr. KH. Amiruddin yang mengingatkan pentingnya menjaga generasi penerus bangsa dari ancaman narkotika.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sejalan dengan komitmen bersama mewujudkan Kota Medan yang religius serta angka kriminalitas yang terus menurun.

(Indra hasibuan) 

Komplek Garuda Harmoni Residence Jalan Tangguk Bongkar III Tak Sesuai Ijin PBG, " Camat Medan Denai Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan.

By On 2/23/2026



MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~  Bangunan Rumah mewah Komplek Garuda Harmoni Residence diduga tidak sesuai izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bebas berdiri kokoh berada di Jalan Tangguk Bongkar III Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai sedang berjalan mulus dan berlangsung tanpa hambatan hampir rampung pembangunannya Sabtu 21 Februari 2026.

Kuat dugaan Camat Medan Denai diduga telah Terima Upeti antara si Pengembang Property atau pemilik bangunan dengan instansi terkait dan main mata (kongkalikong) sehingga bangunan tersebut tetap berlangsung dan terkesan mengabaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Medan.

Hal itu disampaikan Putra yang mengaku asli warga setempat kepada awak media DeteksiNusantara. Com. di sekitar lokasi, Sabtu pagi (21/2/2026). 

"Sepertinya bang udah ada kongkalikong itu antara pemilik bangunan dengan instansi terkait, makanya bangunan tetap berlangsung tanpa ada hambatan meski ijin bangunan tak sesuai yang sudah terpampang di PBG ," Ungkap Putra dengan tegas. 

" Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kiranya Pemerintah Kota Medan sudah seharusnya turun dan terjun ke lapangan agar tidak terjadi lagi kebocoran terkait maraknya bangunan liar dan secepatnya diminta segera bertindak. 

Seorang pekerja bangunan saat ditemui awak media DeteksiNusantara. Com. di lokasi, Sabtu  (21/2/2026) mengaku tidak mengetahui mengenai izin PBG yang tak sesuai peruntukannya di Plang yang sudah ada terpasang di dinding pagar seng. 

Akan tetapi salah seorang mandor bangunan tersebut dilokasi bangunan malah mengarahkan awak media untuk menghubungi salah seorang pengawasnya dengan memberikan Nomor kontak. 

Masalah izin PBG kami tidak tahu menahu bang, kami hanya pekerja disini. Jumpai atau hubungi lewat tlp  langsung ke pengawasnya itu bang," ungkap seorang pekerja sembari memberikan Nomor Kontak atas nama An**i yang langsung berhubungan dengan pihak Pengembang atau Property. 

"Saat itu juga awak media menghitung jumlah Unit bangunan dan mengambil foto bangunan tersebut, ternyata dibangun lebih dari 12 Unit, sementara fakta di lapangan sedang dibangun sekitar 21 Unit dengan perincian Sementara di PBG tertera ijin dibangun 7 Unit Lt 2 dan 5 Unit Lt 3.

Camat Medan Denai, Tommy Prayoga Sidabalok saat di Konfirmasi awak media DeteksiNusantara. Com Via WhatshApp  Senin Pagi (23/2/2026) terkait tak sesuai PBG tidak ada jawaban alias bungkam. 


(Mashuri/tim). 

Di Jalan Mandala By Pass Bangunan Gedung Mewah Padel Coashing Tanpa PBG Sedang Berlangsung, " Diduga Camat Medan Tembung Terima Upeti

By On 2/22/2026


MEDAN, DeteksiNusantara. Com. ~ Bangunan Gedung Mewah diperuntukan sarana Olah Raga jenis Tenis Lapangan yang lebih ngetren namanya Padel Coashing berada di jalan Mandala By Pass Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung hingga detik ini sesuai amatan awak media DeteksiNusantara. Com pembangunannya masih tetap berlangsung  diduga tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Minggu Pagi 22 Februari 2026.

Kuat dugaan Camat Medan Tembung Terima Upeti antara si Pengembang Property atau pemilik bangunan dengan instansi terkait dan main mata (kongkalikong) sehingga bangunan tersebut tetap berlangsung dan terkesan mengabaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Medan.

Hal itu disampaikan Hotma Sinambela yang mengaku asli warga setempat kepada awak media DeteksiNusantara. Com. di sekitar lokasi, Minggu pagi (22/2/2026). 

"Sepertinya bang udah ada kongkalikong itu antara pemilik bangunan dengan instansi terkait, makanya bangunan tetap berlangsung tanpa ada hambatan meski belum ada mengantongi izin PBG," sebut Hotma tegas. 

"Sepengetahuan saya bang selesai dulu izin PBG baru berlangsung pembangunan, guna meningkatkan PAD kota Medan," kan sudah banyak Contoh bangunan lainnya yang sudah terpampang PBG, tambahnya. 

Ia meminta dan berharap bapak Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas agar lebih serius dan segera  turun langsung menindak tegas dan menertibkan bangunan liar tersebut yang kini pengerjaan yang sudah hampir rampung 85% sesuai amatan awak media DeteksiNusantara. Com. 

"Saya berharap sekali agar bapak Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk turun langsung menindak tegas bangunan liar tersebut," harapnya mengakhiri.

Sampai detik ini, M. Pandapotan Ritonga S, STP Camat Medan Tembung saat dikonfirmasi awak media DeteksiNusantara. Com sudah seminggu lalu Jumat malam ((13/2/2026) terkait bangunan tanpa PBG tersebut sampai detik ini masih milih diam alias bungkam.

(Indra hasibuan). 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *